Arsitektur Rumah Adat Limasan ini mempunyai bentuk yang sederhana layaknya bentuk rumah pada umumnya. Yang membedakan adalah sistem kostruksi bangunannya yang dapat dibongkar pasang tanpa merusak keadaan rumah tersebut. Hal inilah yang menjadikan rumah ini terlihat unik dengan sistem knockdown-nya sebagai daya tariknya. Hal itu dikarenakan rumah ini memakai konstruksi kayu secara keseluruhan pada sistem konstruksinya. Sederhananya, rumah dengan bentuk Limasan ini hampir sama dengan Sinom, akan tetapi bedanya jika pada arsitektur Limasan terdapat empyak makapada Sinom tidak ada.
Sepertihalnya arsitektur rumah Sinom, Rumah Adat Limasan ini hampir bisa ditemui di semua Padukuhan di kawasan Kelurahan Argomulyo. Kondisinya pun juga masih baik karena arsitektural rumah ini merupakan ragam konstruksi yang lazim dipakai oleh masyarakat. Jika harus dihitung kira-kira jumlah Rumah Adat Limasan ini sekitar 423 buah.

Sumber :

http://argomulyodes.slemankab.go.id/main.php?aksi=rumah